LPM Mayantara

LPM Mayantara

Arkapala UT Surakarta Gelar Makrab 2026, Pengurus Komitmen Hapus Kesan Senioritas UKM

 

Anggota Arkapala UT Surakarta Mengelilingi Api Unggun pada Malam Keakraban di Villa Keluarga Kemuning, Sabtu (19/09/2026). (Foto : Dayinta Sweetiya/lpmmayantara.com)


Penulis : Muhammad Yunus Rifai MAYANTARA- Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pecinta Alam Arkapala Universitas Terbuka (UT) Surakarta baru saja menggelar acara malam keakraban (makrab) di Villa Keluarga Kemuning pada Sabtu sampai Minggu, 19–20 September 2026 kemarin.

Acara dipenuhi keseruan dan kebersamaan dari seluruh peserta acara dan pengurus UKM 
Selama dua hari satu malam, berbagai rangkaian kegiatan dijalin bersama. Acara dimulai dari pematerian edukasi dalam ruangan, senam pagi untuk menjaga kebugaran, hingga permainan kelompok yang membangun kekompakan. 

Momen paling berkesan terjadi pada Sabtu malam saat seluruh anggota duduk melingkar di depan kehangatan api unggun untuk berbagi cerita, makan bersama, sekaligus menyaksikan momen penting pelantikan pengurus baru. 

Acara yang dipimpin oleh Sidik Sholikin sebagai Ketua Pelaksana dan Riski Pratama sebagai Penanggung Jawab acara. Makrab tersebut menjadi saksi sejarah pergantian ketua Arkapala UT Surakarta periode 2026-2027. 

Tongkat kepemimpinan resmi berpindah dari ketua lama, Hasriky Abdul Rachman, kepada ketua baru, Naciketa Trinala atau yang akrab dipanggil Nala.

Dalam momen pergantian pengurus tersebut, mantan ketua Arkapala menyampaikan beberapa poin penting untuk seluruh anggota. 

“Ke depannya, Arkapala bakal lebih fokus pada pemantapan materi penting seperti teknik packing barang yang benar, manajemen waktu, dan ilmu survival, termasuk cara membedakan tumbuhan hutan yang bisa dimakan atau yang beracun,” ungkap Hasriky.

Bagi Hasriky, kegiatan mendaki gunung itu hanyalah bonus dalam program kerja UKM. Yang paling utama adalah keselamatan dan kesiapan fisik serta materi. 

“Makanya, waktu pendakian juga dibatasi secara disiplin maksimal 2 hari 1 malam saja.” imbuh Hasriky. 

Selain itu, dalam makrab tersebut diumumkan juga aturan baru soal warna hasduk organisasi:

  • Hasduk Oranye: Khusus untuk calon anggota, dengan syarat minimal hadir 3 kali dari total 6 kali pertemuan.
  • Hasduk Biru: Khusus untuk anggota yang sudah resmi lulus melewati seluruh proses pendidikan kilat (diklat). 

Pengurus berkomitmen penuh untuk menghapus kesan senioritas yang kaku selama kegiatan Arkapala ke depannya.

"Jadi, gak bakal lagi tuh aksi marah-marah, bentakan, atau suasana tegang yang bikin stres. Panitia bakal fokus memastikan semua materi tersampaikan dengan baik, aman, dan pastinya seru,” papar Hasriky menambahkan. 

Acara makrab di Villa Keluarga Kemuning ditutup pada Minggu siang dengan sesi tukar kado antar-anggota. Keseruan menguar dalam suasana suka cita, saling membuka hadiah yang berkesan bagi satu sama lain.

Sebelum pulang, seluruh panitia dan peserta juga kompak melakukan operasi semut (clear area) untuk memastikan area villa tetap bersih dan rapi. Selamat mengemban tugas buat Nala, semoga Arkapala UT Surakarta makin solid, edukatif, dan kompak selalu! ***


Editor: Wulan Eka Handayani