LPM Mayantara

LPM Mayantara

Tak Hanya Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri Punya 3 Destinasi Alam Memesona yang Jarang Diketahui


Air Terjun Curuk Kemukus. (Foto : visitjawatengah.jatengprov.go.id)


Penulis: Yusuf Aminudin


MAYANTARA- Menikmati keindahan alam masih menjadi pilihan banyak orang untuk menghabiskan waktu liburan dan melepas penat dari rutinitas sehari-hari.  Setelah disibukkan oleh pekerjaan maupun padatnya jadwal Ujian Akhir Semester (UAS), berkunjung ke destinasi alam seperti perbukitan, air terjun, hingga pantai menjadi cara sederhana untuk mengembalikan energi dan menikmati suasana yang lebih tenang.


Kabupaten Wonogiri menawarkan beragam destinasi wisata alam yang layak untuk dijelajahi. Kabupaten dengan luas wilayah sekitar 182.236,02 hektare ini berada di kawasan Pegunungan Seribu yang terkenal dengan bentang alam perbukitannya. 

Tak heran jika Wonogiri memiliki banyak titik panorama yang menyuguhkan pemandangan memikat, mulai dari hamparan waduk, perbukitan hijau, hingga garis pantai di pesisir selatan Jawa.

Meski tidak memiliki gunung-gunung tinggi seperti daerah lain di Jawa Tengah, perbukitan dan pegunungan di Wonogiri justru menawarkan pengalaman wisata yang lebih ramah bagi berbagai kalangan. Ketinggiannya yang relatif tidak terlalu ekstrem membuat destinasi-destinasi alam di wilayah ini lebih mudah dijangkau, tanpa mengurangi keindahan panorama yang disajikan.

Tak hanya perbukitan, Wonogiri juga memiliki deretan pantai dan air terjun yang menawarkan pesona tersendiri. Bahkan, di beberapa pantai, pengunjung berkesempatan menikmati suasana yang tenang layaknya berada di pantai pribadi karena jumlah wisatawan yang masih relatif sedikit.

Bagi yang sedang mencari referensi wisata alam untuk mengisi waktu liburan, berikut tiga destinasi di Wonogiri yang sayang untuk dilewatkan.

1. Watu Cenik

Watu Cenik menjadi salah satu destinasi favorit bagi wisatawan yang ingin menikmati pemandangan Kota Wonogiri dari ketinggian. Objek wisata ini berada di Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, dengan jarak sekitar 7,5 kilometer dari pusat kota atau sekitar 15-20 menit perjalanan menggunakan kendaraan pribadi.


Wisata Watu Cenik. (Foto : visitjawatengah.jatengprov.go.id)

Berada pada ketinggian sekitar 320 meter di atas permukaan laut, Watu Cenik menawarkan panorama hamparan Kota Wonogiri yang berpadu dengan luasnya Waduk Gajah Mungkur. Dari titik pandang ini, pengunjung dapat menikmati bentangan alam yang terbuka dengan latar perbukitan yang mengelilingi kawasan waduk.

Salah satu keunggulan Watu Cenik adalah kemudahan akses menuju lokasi. Pengunjung tidak perlu melakukan pendakian karena kendaraan dapat mencapai area wisata secara langsung. 

Sesampainya di lokasi, pemandangan perbukitan dan luasnya Waduk Gajah Mungkur langsung tersaji tanpa harus menempuh perjalanan tambahan yang melelahkan.

Dengan harga tiket masuk yang hanya Rp5.000, Watu Cenik menjadi pilihan wisata yang ramah di kantong. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah saat matahari terbit maupun menjelang matahari terbenam. 

Pada waktu-waktu tersebut, cahaya keemasan yang memantul di permukaan waduk menciptakan panorama yang memukau dan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

2. Pantai Karang Payung

Bagi pecinta wisata pantai, Pantai Karang Payung dapat menjadi pilihan untuk menikmati suasana alam yang lebih tenang dan jauh dari keramaian. Pantai ini berada di Desa Gudangharjo, Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri.

Dari pusat Kota Wonogiri, perjalanan menuju Pantai Karang Payung menempuh jarak sekitar 64 kilometer atau sekitar satu setengah jam menggunakan kendaraan pribadi. Meski memerlukan perjalanan yang cukup panjang, pengalaman yang ditawarkan selama perjalanan maupun saat tiba di lokasi menjadi daya tarik tersendiri.

Letaknya yang berada di kawasan pesisir selatan Jawa dan relatif jauh dari pusat keramaian membuat pantai ini menawarkan suasana yang lebih tenang dibandingkan sejumlah pantai terkenal lainnya. Bahkan, pada waktu-waktu tertentu, pengunjung dapat menikmati suasana pantai yang terasa lebih privat.

Pemandangan alam di Pantai Karang Payung. (Foto : Yusuf Aminudin/LPM Mayantara)


Sesampainya di lokasi, hamparan pasir putih yang masih bersih akan menyambut pengunjung. Perpaduan antara pasir putih, batuan karang, dan deburan ombak menciptakan panorama khas pantai selatan yang memikat. 

Suasana yang tenang dan syahdu menjadikan Pantai Karang Payung cocok sebagai lokasi berkemah bersama teman maupun keluarga sambil menikmati keindahan alam pesisir

3. Air Terjun Curuk Kemukus

Bagi wisatawan yang menyukai petualangan, Air Terjun Curuk Kemukus menawarkan pengalaman berbeda. Destinasi ini berada di Dusun Ngijo, Desa Purwoharjo, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Wonogiri.

Air Terjun Curuk Kemukus dikenal sebagai salah satu air terjun tertinggi dan termegah di Wonogiri dengan ketinggian mencapai sekitar 40 meter. Keunikan lainnya terletak pada struktur air terjun yang bertingkat tiga dan dikelilingi oleh batuan-batuan besar yang menjulang di sekitarnya.

Untuk mencapai lokasi, pengunjung harus melakukan trekking sejauh kurang lebih 750 meter dari pemukiman warga. Jalur yang dilalui berupa jalan setapak dengan kontur tanah dan bebatuan yang berliku di tengah hutan pinus yang masih lebat.

Perjalanan menuju lokasi memang cukup menantang, namun keindahan alam sepanjang perjalanan akan membayar rasa lelah. Setibanya di lokasi, pengunjung akan disambut udara yang sejuk, suara gemericik air yang menenangkan, serta panorama alam yang masih sangat alami.

Hingga saat ini, Curuk Kemukus masih tergolong sebagai destinasi yang belum banyak dikenal wisatawan. Kondisi tersebut membuat keasrian lingkungan dan ekosistem di sekitarnya tetap terjaga dengan baik. 

Keaslian alam yang masih terpelihara menjadi daya tarik utama yang membuat setiap kunjungan ke Curuk Kemukus terasa istimewa.

Bagi yang sedang merencanakan liburan, Wonogiri bisa menjadi pilihan menarik untuk melepas penat sekaligus menikmati keindahan alam yang masih terjaga. Ketiga destinasi tersebut menunjukkan bahwa Wonogiri tidak hanya dikenal dengan Waduk Gajah Mungkur, tetapi juga memiliki kekayaan wisata alam yang beragam.***


Editor: Wulan Eka Handayani